STRATEGI BRANDING LAFIYE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI INSTAGRAM @lafiye

Authors

  • Firda Hari Aulia Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Zahrotul Munawwaroh Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Dhelittya Finaliyani Putri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Keywords:

Strategi Branding, Brand Awareness, Instagram, Fashion Lokal, Literasi Digital Pemasaran

Abstract

Transformasi digital yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan platform e-commerce di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan pengembangan bisnis, khususnya pada industri fashion lokal. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi masyarakat untuk membangun dan mengembangkan usaha secara lebih mudah, efektif, dan kompetitif. Fenomena ini ditunjukkan dengan munculnya berbagai brand lokal yang mampu bersaing dengan brand besar di Indonesia melalui optimalisasi media digital. Salah satu brand lokal yang berkembang melalui media sosial adalah Lafiye, sebuah brand fashion online milik content creator Fira Assegaf atau yang dikenal sebagai Sashfir, yang berdiri sejak tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding Lafiye melalui Instagram menggunakan teori strategi branding Van Gelder (2005), sebagaimana dikembangkan dalam penelitian Ramayanti dan Rizka (2020). Teori tersebut mencakup tiga elemen utama, yaitu brand positioning, brand identity, dan brand personality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami implementasi strategi branding yang dilakukan oleh Lafiye dalam membangun brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Lafiye melalui Instagram efektif dalam meningkatkan kesadaran merek serta memperkuat hubungan dengan konsumen. Target audiens Lafiye difokuskan pada konsumen yang menghargai kesederhanaan, kepraktisan, dan keanggunan dalam fashion. Konsistensi penggunaan elemen visual, pesan komunikasi, dan karakter brand pada konten Instagram mampu membentuk citra merek yang kuat dan relevan dengan kebutuhan audiens. Secara keseluruhan, penerapan strategi branding berbasis teori Van Gelder memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan brand Lafiye, baik dalam memperluas jangkauan pasar digital maupun memperkuat daya saing di industri fashion lokal yang berkelanjutan dan memberdayakan.

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Aulia, F. H., Munawwaroh, Z., & Putri, D. F. (2026). STRATEGI BRANDING LAFIYE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI INSTAGRAM @lafiye. VOXPOP, 7(1), 27–41. Retrieved from https://voxpop.upnjatim.ac.id/index.php/voxpop/article/view/68

Issue

Section

Articles