CANCEL CULTURE TERHADAP INFLUENCER SEBAGAI BENTUK KESADARAN KOLEKTIF VIRTUAL DI MEDIA SOSIAL TIKTOK

Authors

  • Niken Pramesti Anindria UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Fatinena Candra Tribuana UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Sayyidah Maulidiyah UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Abyantara Rasendria Aryaputra UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Hilmi Akbar UPN "Veteran" Jawa Timur

Keywords:

Cancel Culture, Gerakan Sosial Baru, Kesadaran Kolektif, Kesadaran Virtual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena cancel culture dan
bagaimana hal tersebut diimplementasikan sebagai bentuk kontrol sosial di media sosial,
serta untuk mengevaluasi bagaimana influencer Ibnu Wardani merespons fenomena
cancel culture tersebut. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui apakah fenomena
cancel culture ini dapat dianggap sebagai bentuk kesadaran kolektif virtual di media sosial
TikTok. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode etnografi virtual. Metode
ini menggunakan teknik observasi media sosial dan wawancara dengan partisipan untuk
memahami dan menggali pengalaman, makna, dan nilai yang terkait dengan interaksi di
media sosial. Penelitian ini dilaksanakan secara daring dengan melakukan wawancara dan
kepada 10 pengguna TikTok yang mengetahui akun Ibnu Wardani sebagai data primer
dan observasi komentar pada akun Ibnu Wardani sebagai data sekunder. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa gerakan sosial baru menjadi pondasi terjadinya cancel culture atas
terbentuknya kesadaran kolektif sosial di media sosial TikTok, yang mana dapat memiliki
dampak besar dalam mengubah sikap dan memobilisasi tindakan kolektif di kalangan
pengguna platform ini.

Downloads

Published

2025-03-31

How to Cite

Anindria, N. P., Tribuana, F. C., Maulidiyah, S., Aryaputra, A. R., & Akbar, H. (2025). CANCEL CULTURE TERHADAP INFLUENCER SEBAGAI BENTUK KESADARAN KOLEKTIF VIRTUAL DI MEDIA SOSIAL TIKTOK. VOXPOP, 6(1), 1–14. Retrieved from https://voxpop.upnjatim.ac.id/index.php/voxpop/article/view/91

Issue

Section

Articles